Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita tidak pernah tahu masa lalu dan pengalaman apa yang sudah dilalui hingga membentuk watak dan karakter seseorang. Layaknya warna, manusia seperti abu-abu, ada sisi terang dan sisi gelapnya masing-masing. Bisa jadi yang terlihat lebih gelap di mata kita, akan juga terlihat gelap di mata orang lain. Begitu pun sebaliknya. Ada sisi terang yang kita lihat, belum tentu juga bisa dilihat dengan kacamata orang lain. Untuk itulah Allah dan RasulNya melarang kita berburuk sangka. Terlebih dengan setiap ketentuan dan ketetapannya. Sebagaimana yang Allah firmankan dalam kitabNya, wa laa tay'asu mirrouhillah, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Ini adalah larangan bagi kita untuk berburuk sangka dan berputus asa dari rahmatNya, sekaligus juga perintah Allah untuk selalu berhusnudzon dan mengharap rahmat serta ridhoNya.
Karena itu jangan sampai kita menghakimi, baik menghakimi diri sendiri maupun orang lain ketika berbuat salah atau khilaf. Karena memang manusia adalah tempatnya salah dan dosa, hanya mereka yang bertobat dan senantiasa berhusnudzonlah yang akan mendapat rohmat dari Yang Maha Esa. Bertobat tak hanya pada Yang Kuasa, tapi juga maaf kita kepada sesama. Tugas kita adalah menyadari kesalahan serta meminta ampunan dan maafNya, agar Allah ridho dengan setiap tindakan yang kita lakukan.
Hak Allah untuk memberikan maaf dan ridhonya.
Begitu pun kesalahan kita terhadap manusia. Tugas kitalah untuk menyadari dan meminta maaf pada si empunya hati. Perkara mau memaafkan atau tidak, itu adalah urusannya semata dengan Sang Maha Pembolak Baik Hati. Percayalah dan berbaik sangkalah pada Sang Kuasa. Karena Dialah Sang Maha Pengatur Rencana, layaknya sang sutradara serta penulis skenario kehidupan. Setiap yang kita lalui sudah diatur oleh Sang Pemberi Rencana. Tugas kita hanyalah berusaha, tanpa menghakimi ba bi bu ini dan itu. Agar Allah senantiasa memberikan kemudahan dan keridhoannya bagi kita, bagi setiap jalan hamba-hambaNya yang mau berbaik sangka pada Sang Maha Kuasa.