Minggu, 31 Juli 2022
Ikhlas
Jumat, 29 Juli 2022
Pengalaman pertama "Skincare Private Class" bersama Beautylogic Academy
Pertama kalinya ikutan private class, saya memilih untuk merawat diri, wa bil khusus private class mengenai Skincare.
Bukan hanya untuk suami, tapi kata guru kecantikan saya, Mba Addien, merawat wajah adalah bentuk investasi kita sebagai perempuan, selain tentunya sebagai perwujudan rasa syukur atas karunia Allah berupa wajah dan kesehatan yang harus dirawat.
Private class ini berjalan selama 2 hari, 1 hari kelas online via zoom dan hari kedua adalah kelas offline agar kami bisa mengetahui keadaan kulit kami dan bisa memberikan sesuai kebutuhannya.
Oiya private class ini kami lakukan berempat setelah sebelumnya susah sekali menemukan satu waktu yang cocok bagi kami berempat dan mba Addien.
Di kelas online kami belajar mengenai fitrah kulit, mengenai apa saja yang dilakukan kulit sebagai bentuk pertahanan diri yang Allah berikan pada kita, dan bagaimana kita harus merawatnya.
Sepanjang 2 jam sesi materi dan diskusi online kami berlangsung sangat seru. Mba Addien menjelaskan dengan sangat gamblang dan dengan perumpamaan-perumpamaan yang mudah sekali dimengerti. Seperti ketika mba Addien menerangkan mengenai struktur kulit yang terdiri dari epidermis dan dermis. Dimana beliau membuat perumpamaan dermis seperti jala, dimana benang-benang bertaut satu sama lain dan saling menarik sehingga menyebabkan wajah kita menjadi kencang. Namun tautan jala ini bisa terpotong oleh UV A yang menembus hingga ke dermis, oleh karena itu dibutuhkan sunscreen sebagai tools perlindungan yang bisa membantu mengurangi paparan UV A pada kulit kita.
Dan di sesi ini pula kami baru mengetahui arti sebenarnya dari UV A dan UV B, Yakni UV A adalah UV Aging yang menyebabkan penuaan dan bisa menembus langsung ke dermis serta bisa dihalau dengan PA++, serta UV B yaitu UV Burning yang bisa menyebkan wajah terbakar dan menghitam dan bisa dihalau dengan SPF. Selama ini yang saya tau, penggunaan sunscreen hanya dilakukan dari jam 09 pagi hingga jam 3 sore, namun ternyata itu salah kaprah. Karena di pagi hari, tepatnya jam 05.30 ketika matahari mulai bersinar, disitulah UV A mulai memancar dan bisa masuk ke rumah kita melalui jendela, ventilasi dan pintu. Untuk itulah diperlukan pemakaian sunscreen sejak pagi walaupun hanya di dalam rumah. Sementara itu panas matahari yang kita rasakan berasal dari Infrared yang bisa terhalang dengan adanya awan. Selain Infra Red dan UV A, sinar matahari juga mengandung UV B yang mulai memancar ketika matahari mulai panas yakni sekitar jam 10.
Selain mempelajari tentang struktur kukit dan fitrahnya, dii sesi online kami juga belajar mengenai jenis sunscreen dan pemanfaatannya masing-masing. Ada 2 jenis sunscreen yakni physical sunscreen yang bisa memantulkan sinar matahari serta meninggalkan white cast dan cocok dipakai kulit sensitif dan anak-anak. Serta chemical sunscreen yang bisa menyerap matahari dan terasa ringan. Namun akan memberikan efek panas ketika dibakar. Karena chemical sunscreen akan menyerap UV A dan UV B dari sinar matahari, kemudian mengubahnya menjadi zat lain yang lebih aman untuk kulit. Proses inilah yang bagi sebagian orang pemilik kulit sensitif akan sangat menyiksa, sehingga kebanyakan pemilik kulit sensitif akan lebih memilih memakai physical sunscreen, seperti Wardah UV Shield Sunscreen Gel SPF 30. Dan saya juga baru tau ternyata sunscreen yang selama ini saya pakai, Emina Sun Battle SPF 30, termasuk Chemical Sunscreen, pantas saja sering kerasa panas waktu dipakai.
Hari kedua Private Class kami berlangsung offline, tepatnya di Solo Paragon Mall. Selain melakan review dari tiap skincare yang kami pakai, mba Adsien juga menganalisa kulit wajah kami. Buanyaaakk sekali yang kami dapatkan, seperti perbedaan Clay Mask dan Mud Mask, sepintas terlihat sama yakni sama2 menyerap minyak, namun ternyata Clay Mask tidak cocok dipakai salah seorang teman kami yang berkulit oily face, karena Clay Mask menyerap minyak hingga mendalam dan bahkan hingga kulit kekeringan, padahal yang menyebabkan kulit berminyak karena kurangnya hidrasi, bisa dibayangkan ketika minyak siangkat hingga habis, malah kelenjar minyak akan memproduksi semakin banyak sebum lagi. Sementara Mud Mask selain menyerap minyak, dia juga bisa melembapkan, itulah kenapa mba Addien menyarankan untuk memakai Mud Mask daripada Clay Mask.
Setelah lama berdiskusi mengenai setiap tahapan skincare, kami lanjut Skincare Tour dengan mengunjungi dan berbelanja sesuai kebutuhan kulit kami di beberapa Beauty Store yang ada di Solo Paragon, seperti Sociola, Watson dan Guardian.
MasyaaAllah senang dan bersyukur sekali bisa berkesempatan ikut Private Class ini, selain lebih mengenal diri, kami juga bisa berbelanja skincare sesuai kebutuhan kami saja.
Solo, 29 Juli 2022
Senin, 11 Juli 2022
Lebih dekat Dengan Quran melalui Quran Jurnaling
Tak Lagi Berlomba Menjadi Seperti Orang Lain
Hai, perkenalkan saya Diah Ellyana. Seorang ibu rumah tangga biasa yang mencoba berbagai aktivitas mulai dari berbisnis dari rum...
-
Hai, perkenalkan saya Diah Ellyana. Seorang ibu rumah tangga biasa yang mencoba berbagai aktivitas mulai dari berbisnis dari rum...
-
Haloo moms, Banyak dari kita yang menjalani aktivitas sebagai ibu tanpa bekal dan ilmu, kalau kata orang Jawa "waton nglakoni" ...
-
23 Maret 1985 Adalah hari lahirnya. Seorang anak laki-laki pertama yang kemudian ditinggalkan di kampung agar kedua orang tuanya bisa menc...